Alasan Mengapa Kita Butuh Liburan Disaat Kesibukan Berlebih

Kebanyakan masyarakat Indonesia saat bekerja lebih lama dan sampai mengurangi waktu istirahatnya akan membawa berbagai tantangan kesehatan mental dan fisik.

Alasan Mengapa Kita Butuh Liburan Disaat Kesibukan Berlebih

Photo by Sangga Rima Roman Selia on Unsplash

Ketika pekerjaan memdominasi waktu kamu maka keseimbangan kehidupan kerja kamu terasa rusak, inilah saatnya untuk bertanya pada diri sendiri. Berlibur menawarkan banyak manfaat kesehatan, tetapi ada beberapa faktor yang mencegah orang untuk beristirahat.

Misalnya, PHK, perampingan karyawan dan deadline yang menumpuk untuk pekerjaan rutinmu akan mempersulit orang yang melakukan pekerjaan untuk melarikan diri atau menyerah. Beberapa takut bahwa berlibur akan membuat mereka tampak kurang berkomitmen dibandingkan rekan kerja atau diambil pekerjaan tersebut oleh competitor usahanya. Beberapa manfaat kesehatan dari berlibur lebih besar daripada stresor yang bisa datang dengan merencanakan liburan.

Beberapa manfaat kesehatan dari berlibur

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengambil waktu dari pekerjaan dapat memiliki manfaat kesehatan fisik dan mental. Orang yang berlibur memiliki stres yang lebih rendah, risiko penyakit jantung yang lebih kecil, pkamungan hidup yang lebih baik, dan motivasi yang lebih besar untuk mencapai tujuan. Jika kamu masih perlu sedikit diyakinkan, berikut adalah daftar beberapa manfaat tambahan dari mengambil cuti kerja.

Peningkatan kesehatan fisik

Stres dapat menyebabkan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Untuk pria dan wanita, berlibur setiap dua tahun dibandingkan setiap enam tahun akan mengurangi risiko penyakit jantung koroner atau serangan jantung.

Peningkatan kesehatan mental

Ahli saraf telah menemukan bahwa paparan kronis terhadap stres dapat mengubah struktur otak kamu dan menimbulkan kecemasan dan depresi. Saat Kamu berlibur, perasaan tenang muncul dan menghilangkan stres, yang memungkinkan tubuh dan pikiran pulih dengan cara yang tidak bisa dilakukan jika masih dalam tekanan.

Kesejahteraan yang lebih besar

Menurut sebuah studi, "orang-orang yang selalu meluangkan waktu untuk perjalanan reguler" memiliki skor 68,4 pada Indeks Kesejahteraan Gallup-Heathway, dibandingkan dengan skor Kesejahteraan 51,4 untuk traveler yang jarang bepergian. Satu studi menemukan bahwa tiga hari setelah liburan, keluhan fisik, kualitas tidur, dan suasana hati subjek membaik dibandingkan sebelum liburan. Keuntungan ini masih ada lima minggu kemudian, terutama pada mereka yang memiliki lebih banyak waktu pribadi dan kepuasan keseluruhan selama liburan mereka.

Peningkatan motivasi mental

Banyak yang kembali dari liburan lebih fokus dan produktif. Studi telah menemukan bahwa stres kronis dapat membuat sulit untuk mencapai tugas-tugas tertentu dan menyebabkan masalah memori. Mengambil cuti bisa seperti menyetel otak, meningkatkan kesehatan mental dan kognisi kamu.

Meningkatkan hubungan keluarga

Menghabiskan waktu menikmati hidup bersama orang-orang terkasih dapat menjaga hubungan tetap kuat. Sebuah studi oleh Penelitian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Arizona (Amerika Serikat) menemukan bahwa wanita yang berlibur lebih puas dengan pernikahan mereka.

Mengurangi kelelahan

Karyawan yang meluangkan waktu reguler untuk bersantai cenderung tidak mengalami kelelahan, membuat mereka lebih kreatif dan produktif daripada rekan kerja mereka yang terlalu banyak bekerja dan kurang istirahat. Cara lain untuk mengelola kelelahan adalah melalui Aturan Masker Oksigen: "Amankan masker kamu sebelum membantu orang lain." Dengan kata lain, penuhi kebutuhan mental, fisik, dan spiritual kamu sebelum berkomitmen pada tanggung jawab yang bermanfaat bagi orang lain di luar keluarga dekat kamu.

Meningkatkan kebahagiaan

Penelitian menunjukkan merencanakan liburan dapat meningkatkan kebahagiaan Kamu. Beberapa orang mengalami suasana hati yang meningkat hingga delapan minggu sebelum perjalanan.

Photo by Cassie Gallegos on Unsplash

Intinya, berliburlah jika bisa. Ketika kamu mengambil waktu dari tekanan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari, itu dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental, motivasi, hubungan, kinerja dan perspektif kita. Liburan dapat membantu kamu merasa segar dan lebih siap untuk menangani apa pun yang datang ketika kamu kembali.