Punya Bisnis Online Fashion? Download Dulu Template Excel Online Fashion Store Ini!
Mempunyai bisnis online merupakan peluang baik saat ini. Seiring kemajuan teknologi seperti website maupun aplikasi mobile serta penetrasi akses internet yang kian merata dan cepat. Bisnis online fashion store kamu perlu pencatatan dari segi penjualan dan inventori produk yang kamu miliki, dan juga Informasi margin atau keuntungan setiap produk yang terjual? Download template file excel pada link yang tersedia di bawah yah.
Jadi kamu sudah memiliki online shop plus offline store untuk bisnis fashion. Baik bisnis fashion yang baru saja kamu mulai maupun sudah lama kamu lakukan, perlu untuk memiliki laporan persediaan produk, penjualan dan keuntungan. Dengan adanya sistem laporan tersebut, maka kalian dapat mengetahui catatan persediaan barang, penjualan dan keuntungan dari bisnis online shop kamu secara terperinci.
Informasi terperinci yang menjadi kunci sukses setiap bisnis. Terlebih bisnis retail fashion kamu yang terkadang memerlukan data untuk dianalisa dengan cermat terkait pembelian produk ke depan, mengetahui platform mana yang dapat menjual produk tertentu dengan baik, hingga kapan waktu yang banyak menghasilkan penjualan. Kamu yang sudah tidak sabar bisa scroll ke bawah pada link download template excel online store. Setelah download simak panduan penggunaannya pada artikel ini yah.
Membuat inventori produk
Pertama buka file Excel Online Shop Fashion.xls yang sudah kamu download. Kemudian klik sheet Inventori pada bagian tab sheet seperti gambar di bawah. Pada sheet inventori ini kamu bisa mengisikan Informasi stok produk yang akan kamu jual pada online store maupun offline store kamu.

Pada tabel isian terdapat beberapa kolom sebagai detail Informasi sebuah produk, antara lain: Kode Barang, Deskripsi Produk, Warna, Ukuran, Stok Awal, Stok Akhir, Harga Pokok (atau harga pembelian produk), dan Harga Jual. Masukan kode barang terlebih dahulu, sebagai contoh AD-001 untuk produk Anne Dress berwarna blue dengan ukuran all size. Produk AD-001 ini semisal memiliki stok awal 100 piece. Pada kolom stok akhir tidak perlu kamu tuliskan yah, karena nanti akan update nilainya apabila terjadi penjualan (data pada sheet Input Data Penjualan). Selanjutnya Harga Pokok AD-001 adalah Rp 100.000 dan akan kamu jual senilai Rp 150.000, masukan nilai Rp 100.000 pada kolom Harga Pokok dan Rp 150.000 pada kolom Harga Jual. Lanjutkan hingga semua produk yang kamu miliki tercatat pada sheet Inventori. Tips untuk melanjutkan setelah memasukan angka Rp 150.000 cukup klik tombol tab pada keyboard yah, secara otomatis isian pindah ke baris bawah.

Memasukan data penjualan harian
Bisnis fashion kamu sudah mempunyai data persediaan produk untuk dijual, kini saatnya menjual produk baik secara online maupun offline. Melakukan pencatatan penjualan harian, kamu diharuskan untuk pindah ke sheet Input Data Penjualan. Di dalam sheet ini, kamu akan melihat tabel dengan isian Tanggal, Waktu, Platform, Nomor Transkasi, Kode Produk, Deskripsi, Warna, Ukuran, Kuantitas, Harga Jual, Total Penjualan, Harga Pokok, Total Harga Pokok dan Margin. Bagaimana menginput data penjualan harian produk yang terjual?

Pada kolom Tanggal akan otomatis terisi sesuai tanggal saat kamu melakukan input data, sedangkan untuk kolom waktu apabila kamu menginput sesaat setelah penjualan terjadi cukup klik CTRL + SHIFT + ; secara bersamaan maka kamu akan mendapatkan waktu secara real-time. Selanjutkan masukan platform penjualan produk seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, BliBli, Zalora, BukaLapak, maupun toko offline. Pada kolom Nomor Transaksi sebaiknya kamu gunakan urutan yah atau berdasarkan nomor transaksi pada platform penjualan. Langkah berikutnya memilih Kode Produk dengan menekan tombol filter seperti pada gambar di bawah ini.
Dengan memilih kode produk isian data pada kolom Deskripsi, Warna, Ukuran, Harga Jual, Harga Pokok akan terisi secara otomatis. Jangan lupa melakukan isian kuantitas penjualan sehingga secara otomatis semua kolom terisi lengkap. Terpenting pada kolom paling kanan yaitu Margin, kamu bisa langsung mengetahui berapa margin penjualan setiap transaksi yang kamu input. Canggihnya lagi, setelah kamu lakukan transaksi maka stok akhir pada sheet Inventori akan otomatis terisi jumlahnya. Coba kamu cek! Benar kan?
Photo by Sam Lion
Melihat rekap penjualan
Bisnis fashion memang perlu rekapan untuk menjadi analisa bisnis ke depan, seperti produk apa yang paling laku, kapan produk banyak terjadi penjualan, platform mana yang paling banyak menjual, hingga berapa keuntungan dari semua penjualan kamu. Menggunakan template excel online store memudahkan kamu mendapatkan rekap data, karena telah kami gunakan pivot untuk merangkum data penjualan harian. Seperti apa bentuk rekap datanya sih, seperti pada gambar di bawah ini.

Nah, itu panduan penggunaan template excel online fashion store yang dapat kamu unduh atau download untuk digunakan dalam menjalankan bisnismu. Link untuk mengunduh ada di bawah yah. Kalau sudah diunduh dan punya templatenya semangat terus usahanya!