Punya Pendapatan Minim? Simak 5 Langkah Yang Harus Kamu Lakukan

Mempunyai pendapatan minim, gaji yang selalu numpang lewat, omset jualan online yang sedikit, bahkan honor kerja yang sedikit nominalnya? Simak lima langkah untuk melepaskan diri dari lingkaran setan pendapatan yang tidak bisa membuatmu menyisihkan untuk menabung, investasi bahkan self-reward diri.

Punya Pendapatan Minim? Simak 5 Langkah  Yang Harus Kamu Lakukan

Berapa sih gaji atau honor atau pendapatan yang bisa untuk menopang hidup dan masih ada sisa untuk menabung? Sebagian besar orang tampaknya akan mengatakan puluhan juta per bulan. Nyatanya masih banyak di antara kita yang memperoleh pendapatan di bawah sepuluh juta per bulan, bahkan di bawah lima juta setiap bulan. Tanpa disadari nominal pendapatan tersebut termasuk pendapatan minim. Apakah kamu termasuk orang yang underearner, alias berpendapatan minim?

 

Istilah underearning atau berpendapatan minim dialami ketika seseorang memiliki penghasilan di bawah potensi mereka dan memiliki hambatan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. Jelasnya pendapatan bulanan hanya bisa untuk bertahan hidup. Tanpa disadari hal ini lambat laun menjebaknya berada dalam satu lingkaran setan yang tiada henti. Situasi tersebut membuatnya memiliki kebiasaan buruk atau bahkan pola pikir yang membatasi dirinya untuk berkembang dan terlepas dari jeratan tersebut. Either way, siapa pun yang menderita underearning harus memiliki keinginan dan tekad untuk memutuskan siklus berpenghasilan mode bertahan hidup.

 

Photo by kira schwarz from Pexels

 

Sebelum menyimak langkah untuk melepaskan diri dari pendapatan minim, coba diagnosis diri apakah kamu mengalami hal berikut ini:

  • Selalu mengalami kesulitan keuangan, memiliki utang yang belum bisa diselesaikan dalam waktu dekat, bahkan selalu kosong uang di dompet.
  • Ketidaktahuan finansial, seperti kamu tidak mengetahui berapa uang yang dibutuhkan untuk hidup, uang yang dihasilkan dan sisa uang di tabungan. Dalam hal ini setiap uang yang kamu hasilkan selalu keluar dengan cepat. Prinsip gali lubang tutup lubang.
  • Kurang bersosialisasi karena menghemat biaya. Memang bersosialisasi mengeluarkan biaya, namun penghematan merupakan gaya hidup yang harus kamu lakukan untuk dapat bertahan hidup.
  • Senantiasa menunda hal yang dibutuhkan segera. Kebutuhan mendesak memang tidak bisa diprediksi. Terutama ketika kamu dalam mode finansial bertahan hidup. Kebutuhan mendesak yang sekiranya pemborosan cenderung menjadi hal yang harus ditunda. Seperti kasus sakit perut, kamu mungkin merasa hanya sakit biasa, dan menunda untuk berobat ke dokter karena menghemat. Alhasil bisa jadi sakit tersebut akan menumpuk dan menghasilkan sakit kronis yang membutuhkan biaya lebih besar di kemudian hari.
  • Cenderung menerima upah rendah karena ketakutan kehilangan pendapatan minim. Hal nyata seperti pegawai yang sudah berada dalam zona nyaman bertahun-tahun tanpa ada kenaikan jabatan dan gaji.

Kalau kamu memiliki hal yang telah disebutkan di atas, kamu memang berada dalam kategori underearning alias berpendapatan minim. Tapi tenang saja, walaupun kamu mengalami keadaan pendapatan minim saat ini, simak lima langkah yang dapat memperbaiki kekurangan pendapatan kronis.

 

Photo by Md Mahdi on Unsplash

 

Menyadari keadaan berpendapatan minim

Menyadari situasi keuangan minim yang kamu alami merupakan langkah awal yang harus kamu lakukan. Semakin kamu menyangkal hal tersebut, semakin nyaman kamu berada dalam zona tersebut. Alhasil menjadi orang yang berpendapatan minim semakin berkelanjutan dan berkesinambungan adanya. Kamu tidak akan dapat menghasilkan uang yang sebenarnya dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

Setelah kamu menyadari hal tersebut, lepaskan batasan-batasan yang selama ini ada dalam pikiranmu. Jangan biarkan pikiran yang membatasimu memiliki pendapatan lebih menempel terus menerus. Hilangkan pikiran bahwa untuk memiliki pendapatan lebih hanya hak istimewa mereka yang memiliki teman banyak, koneksi bisnis, modal usaha banyak atau mereka yang memiliki sertifikasi dan gelar tinggi. Sebaliknya pikirkan bagaimana bisa mendapatkan hal tersebut untuk dapat membuka peluang diri menghasilkan uang yang lebih banyak.

 

Photo by Stanley Morales from Pexels

 

Tingkatan kemampuan, bahkan upgrade diri

Meningkatkan kemampuan merupakan hal terpenting setelah menyadari keadaan kamu masuk pada kelompok orang pendapatan minim. Supaya bisa memperbaiki dan meningkatkan kemampuan diri, coba kumpulin Informasi pendapatan, pengeluaran, aset, utang, dan segala hal yang menyangkut keuangan kamu.

Pengeluaran yang menguras dan tidak produktif sebaiknya dikurangi. Alihkan kepada pengeluaran yang membuat peluang pendapatan baru. Seperti biaya langganan internet rumah yang jarang digunakan, karena banyak menghabiskan menggunakan internet kantor atau paket data. Menjual aset yang tidak produktif seperti televisi yang jarang kamu tonton. Hasilkan penjualan aset dapat kamu belikan aset yang dapat meng-upgrade diri seperti oven apabila kamu memiliki passion dan kemampuan untuk memasak. Hentikan kebiasaan utang untuk memiliki barang mewah yang tidak kamu butuhkan. Biasanya membeli smartphone.

Hasil penghematan dan pendapatan dari penjualan aset tidak produktif dapat kamu gunakan sebagai modal untuk pengeluaran baru yang meningkatkan diri. Pelajari hal baru yang dapat meningkatkan posisi barumu. Posisi yang memiliki pendapatan lebih besar dari pendapatan saat ini.

 

Photo by Arina Krasnikova from Pexels

 

Mengatur segala sesuatu dengan baik

Kebiasaan orang berpendapatan minim cenderung kurang terorganisir. Hal yang paling sering terjadi seperti kurang bisa mengendalikan uang, waktu dan kegiatan. Segala bentuk hal yang kurang efisien harus bisa dihilangkan. Paling penting atur waktu kerja. Pendapatan minim karena waktu produktif yang sedikit. Contoh di kantor adalah ketika kamu kerja lebih banyak waktu untuk santai atau berbincang dengan rekan kantor. Sebaliknya juga kalau kamu banyak menghabiskan waktu kerja hingga larut malam, artinya kamu merupakan pekerja yang tidak efisien. Saat teman kantor kamu bisa pulang dan beristirahat kamu masih bekerja hingga malam. Tidak disadari hal ini yang membuat perusahaan membayar kamu minim.

Sikap memperbaiki diri untuk meningkatkan efisiensi adalah kunci. Karena saat ini kamu mungkin telah membuang banyak resource yang tidak disadari, yaitu uang, waktu dan kegiatan dalam keseharian. Terus lakukan cara untuk meningkatkan efisiens, seperti bagaimana menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, melayani klien lebih banyak, bahkan investasi uang pada hal yang menghasilkan uang. Setelah kamu cukup terorganisir dan semakin efisiens dalam pola hidup dan kerja, kamu semakin dekat dalam pemutusan siklus pendapatan minim.

 

Photo by Austin Distel on Unsplash

 

Dapatkan sumber daya yang menigkatkan pendapatan

Membaca artikel ini dikarenakan kamu ingin memutuskan rantai pendapatan minim dan mencari sumber daya yang bermanfaat untuk masa depan. Langkah keempat ini menuntut kamu untuk bersikap “kejam” pada diri sendiri untuk melepaskan dari semua hambatan yang menahan kamu untuk memiliki pendapatan lebih besar. Kalau bicara soal usaha sebagai contoh kasus, kamu orang yang tidak bisa melakukan penjualan produk dengan baik karena kurang bisa selling. Ada dua alternatif yang bisa kamu lakukan, yang pertama adalah meningkatkan komunikasi dan kemampuan selling kamu pribadi atau yang kedua adalah menyewa tenaga penjual untuk menjual produk usaha kamu.

Bagaimana kalau kamu seorang pekerja? Banyak bergaul dan tanya dengan orang lain bagaimana mereka meniti karir, melakukan kerja efisien, meminta saran dan pendapat untuk mendapatkan penghasilan bulanan lebih besar. Intinya baik kamu pengusaha ataupun pegawai yang kamu harus lakukan pada langkah keempat ini adalah membuang rasa malu dan ego, perbanyak sumber daya yang meningkatkan pendapatan.

 

Photo by Kirill Balobanov on Unsplash

Jadikan Kebiasaan Setiap Hari

Seperti kata pepatah “practice makes perfect”. Kebiasaan atau ketekunan berlatih tidak langsung membuat kamu menjadi sempurna. Namun bisa membuat kamu lebih baik dari yang sebelumnya. Perubahan merupakan tantangan, terlebih pada awal memulai perubahan kebisaan pada hidupmu. Namun yang perlu diingat, jangan pernah menyerah ketika menemukan kesulitan. Terus jalani dan lakukan, niscaya kamu akan menjadi mahir dan semakin baik.

Percaya deh! Ketika kamu semakin baik, nilai diri akan semakin terangkat. Saat itu banyak yang ingin membayar kamu lebih besar, baik kamu sebagai pegawai maupun kamu sebagai pengusaha, bahkan kamu sebagai pekerja lepas. Kemenanganmu akan terlihat saat melihat nominal rekening semakin bertambah nominalnya. Semangat!